Tuhan...
Bolehkah aku mengatakan kalau kadang aku menginginkan dirinya, tapi keinginan itu selalu saja aku urungkan, karna aku tahu siapa diriku, aku sadar akan diriku yang sebenarnya, dan aku sangat tahu sekali kalau dia terlalu sempurna jika ku mendapatkannya.
Tuhan...
Bolehkah aku bertanya? sebenarnya apa yang harus ku katakan akan semua yang sudah Kau berikan ini, bersyukurkah? atau aku harus waspada akan semua ini?
Tuhan...
Sungguh ini hal unik yang sekaligus sukses membuatku pusing untuk selalu memikirkannya, kadang dalam kesendirian yang panjang ku mengharapkannya, tapi ketika aku sadar dari kesendirian yang begitu memikat, buru-buru ku harus menelan getirnya kenyataan akan siapa diriku.
Tuhan...
Bolehkah ku bertanya? Apa memang semua ini adil buatku? jawab Tuhan! apa pertanyaanku terlalu berlebihan?
Dan Tuhan...
Bolehkah aku meminta? Aku ingin dirinya Tuhan! Sesosok yang aku sendiri belum mengetahui sepenuh hati, tapi kenapa kini ku mendapatkannya yang memang dulu pernah ku inginkan kehadirannya, tapi sungguh Tuhan, itu adalah dulu, ketika aku masih labil dan terlalu terprofokasi oleh nafsuku sendiri, tapi sekarang saat Engkau benar-benar memberikannya untukku, kenapa aku jadi ragu.
Tuhan..
Yaa... terima kasih, kini aku sudah tahu jawabannya, Semoga apa yang aku inginkan akan aku dapatkan, termasuk ingin sekali memilikinya sepenuh hati, amin.
Pare, 16 Sept 2011
Pukul 07:03
Kamis, 15 September 2011
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)
0 komentar :
Posting Komentar