topbella

Sabtu, 10 Desember 2011

Teman-Teman Kecilku

Sekitar dua minggu yang lalu aku diminta sama kakakku untuk gantiin dia ngajar di salah satu TPA yang dulu pernah aku tempati, maksudnya sebelum kakak aku ngajar disana aku dulu yang ngajar disana, kemudian saat aku berencana buat pergi ke Pare, maka usulan buat meminta kakak untuk gantiin posisiku jadi jalan alternatif, karena waktu itu sebenernya rada sungkan ketika memutuskan untuk berhenti, karena waktu itu aku masih ngajar beberapa bulan, dan aku juga udah dikasi seragam ngajar, bahkan sempat ditawari untuk didaftarkan ke DEPAG agar aku bisa terdaftar dalam bagian guru nagajar, dengan begitu setian enam bulan sekali aku bisa dapet uang sekian juta, tapi kok tiba-tiba aku seenaknya aja keluar, tapi untung aja tawaran untuk mendaftar jadi guru tetap itu aku tolak, karena selain niat atau tujuan aku ngajar disana pengen belajar bareng juga pengen cari pengalaman aja, nggak lebih, kalau dapet gaji itu cuma aku anggap sebagai bonus yang membuat semangat aja.. hii hii hii hii (ndak kok, cuma bercanda doank)

dan saat aku kembali kesana ternyata aku menemukan temen-temen kecilku dulu yang sebelum aku ke pare, mereka ngajinya pada terbata-bata, bahkan nggak jarang juga mereka membuat aku kesel, tapi saat melihat langsung kemajuan mereka yang sangat jauh melejit, membuat pandanganku nanar, sungguh sangat membanggakan.

awalnya sejujurnya aku agak berat menerima tawaran itu, karena aku juga ingin punya pengalaman lain selain itu, tapi ketika bisa belajar bareng lagi sama mereka membuat aku semakin semangat untuk berlama-lama berada diantara mereka, sungguh sangat menyejukkan hati dan menentramkan jiwa jika berada dengan mereka, apapun masalah dan beban yang aku rasakan seakan sirna begitu saja saat mendengar suara renyah dan canda tawa mereka, sehari saja tak mendengar suara mereka dan melihat tingkah manja mereka membuat sebagian hidupku hilang dan hampa.

buat kalian semua teman-teman belajar ngaji di TPA Al-Amin... I Luv U so much ;)
banyak sekali cerita kalian yang masih belum bisa aku simpan dalam tiap huruf tulisanku. semoga aku bisa menulis tentang kalian tiap hari, karena cerita kalian tak akan pernah habis untuk ditulis, sekali lagi terima kasih buat kalian semua, teman kecilku ;)

Minggu, 02 Oktober 2011

Ngakak disawah setelah selesai konseling PT


Well… tadi pagi ada sebagian anak STORY 1 yang pada ngikut PT, salah satu diantara mereka ada aku, yang ngikut level Med-Class, yang mana banyak yang bilang kalau level tersebut nggak mudah buat di tempuh, hanya orang-orang pilihan aja yang bisa nembus level tersebut, kalaupun buat orang-orang biasa seperti saya, dengan kecerdasan yang ehem… bisa dibilang nggak geblek-geblek banget sih! (bela diri, padahal setiap kali suruh analisis bubar! Hee hee hee) tuh butuh tenaga dan semangat pantang mundur buat jadi aktifis PT tetap dengan level yang sama sampai bener-bener dinyatain lolos Med_class dengan nilai minimal 250.
Dan Alhamdulillah, aku bisa nyelesaikan butiran-butiran soal dengan beberapa kali mengernyitkan dahi, karna bingung dengan pertanyaan yang masih belom aku dapetin materinya, sehingga ngasal aja tuh jawabnya. Hee hee hee (nggak papa deh! Yang pentingkan prosesnya tuh)
Ehem… so, setelah proses mengerjakan soal sudah selesai dengan durasi waktu 2 jam, saatnya konselingpun ditunggu, biasanya disini sebelum para aktifis dan calon aktifis PT nerima hasil usaha mereka tadi pagi, ada salah satu tutor yang mejelaskan dan memperkenalkan tentang SMART ILC, tentang program-program yang ada disana dan beberapa asrama yang dimiliki SMART ILC, baik asrama yang berkonsentrasi pada speaking aja yang biasanya disebut dengan STORY yang kepanjangannya Smart Dormitory dan ada juga S’CREAM  yaitu asrama yang konsentrasinya pada Grammar, tapi sayang, asramanya masih tersedia buat temen-temen cowok doank, buat temen-temen cewek masih belom. Dan aku lupa’ apa yak kepanjangan dari S’CREAM??? Hee hee hee nyusul yak infonya!
Bla.. bla.. bla.. dan kini saatnya detik-detik penerimaan hasil PT pun segera dimulai, setelah menunggu urutan level dan nomor yang tertera, akhirnya namaku pun dipanggil, dari awal memang sudah nggak berharap buat bisa lolos, karna emang kalaupun lolos juga nggak bakalan diambil, pasalnya mo’ pulang, jadi ntar kalo’ diambil yang ada malah ketagihan pengen sampe’ Hi-Class, so mendingan nggak lolos deh! Cuma’ niat ngikut PT sekedar pengen megukur kemampuan aja sih! So.. ketika aku dengan deg-deg an membuka hasil nilaikupun, ternyata apa yang aku sangka menjadi kenyataan, kalau aku masih belom lolos, masih jauh banget tuh hasilnya, Cuma’ dapet 156 doank! So… kudu ekstra giat lagi dah kalau pengen dapet nilai yang cukup buat lolos Med-Class.
Hem… tapi nggak apa-apa kok! Nggak ada rasa kecewa sama sekali. Karna memang sudah nggak berniat buat lanjut, so… setelah acara konseling selesai, aku bersama Nae dan kak Qory jalan-jalan bareng buat refresh otak, karna aku baru tahu ternyata diantara ketiga cewek ini nggak ada yang lolos PT, haa haa haa...
Nggak ambil pusing deh kita bertiga, karna kita udah kompakkan buat ngikut PTS, masih ada kesempatan terakhir yang kudu di coba! So… jadi deh kita bersepeda kedaerah yang belom pernah kita singgahi, kita lagi pengen mbolang and pengen tahu daerah tiap sudutnya pare, masa’ udah disini hampir 9 bulanan kok masih aja belom tau’ daerah pare, hee hee hee
Yah… ada sedikit cerita unik ditengah-tengah acara mbolang kita, karna ternyata setelah kita sudah bersepeda jauh, ditengah perjalanan kita bertemu dengan dua lelaki yang dengan pandangan yang agak gimana gitu dan gaya bicara sesuatu yang aku sendiri nggak seberapa dengar dengan jelas ngomong apaan mereka, tapi yang pasti setelah melihat mereka berdua aku jadi mikir yang enggak-enggak dan ketakutan sendiri, so aku bilang ke Nae buat balik pulang aja! Dari pada ntar ditengah-tengah ada sesuatu yang nggak kita inginkan, tapi Nae menolak permintaanku, dengan alasan kalau kita balik sekarang tuh lelaki masih ditempat yang sama, dan sepertinya mereka ngikutin kita bertiga, so Nae berinisiatif buat berhenti ditempat yang agak rame’an lah, biar kalau mereka ngelakuin yang enggak-enggak, seenggaknya kita gampang yang minta tolong ke warga setempat hee hee hee.
Dan setelah kita udah sepakat untuk berhenti ditempat yang agak rame’an, ternyata dugaan kita emang bener, mereka berdua ngikutin kita dan sempet berhenti juga disaat kita berhenti, hal unik yang membuat Kak Qory jadi bingung dan ndong-ndong adalah saat ditempat rame’ Si Nae turun dan dia mendekat ke para petani setempat, karna ternyata dia ketakutan juga kalau mereka berdua ngelakuin apa-apa, Cuma’ aku udah tahu apa yang Nae lakuin, aku Cuma disepeda aja nggak ngikut Nae turun ke sawah juga, dan lelaki dua tersebut juga sempet berhenti persis disampingku agak cukup lama, tapi aku pura-pura nggak denger apa yang mereka obrolin, karna takutnya ntar kalau aku tanggapin yang ada mereka bakalan ngomong yang enggak-enggak lagi.
Dan setelah mereka berdua merasa kalau ternyata mereka dicuek in, mereka akhirnya pergi juga, dan akupun bisa bernafas lega melihat kepergian mereka, huft…
Disini ternyata Kak Qory yang dari tadi Cuma ngikutin kta berdua doank tanpa tahu apa maksud kita berhenti disitu, ngikutin Nae turun dari sepeda buat deketi Petani sekitar, dan setelah beberapa langkah saja dia ngikutin Nae, aku ngasi’ isyarat ke Nae buat balik pulang, karna dua laki-laki tersebut udah pergi, setelah Nae balik, kak Qory jadi bingug dan nyeloteh “apa’an sih maksudnya? Kok kita turun Cuma segini doank!” dengan spontanpun aku ngakak dan nimpali apa yang dia katakana “Nah sampean tadi nggak tahu apa kalau kita tadi takut ama dua cowok tuh! Yang tadi sempet ngikuti kita, kita takut ntar ada apa-apa lagi, kan kita sekaang ditempat yang kayak gini” dia Cuma manggut-manggut doank dan dengan polos mengatakan “Wah.. aku kok nggak mikir sampe’ segitunya yak? Aku terlalu berbaik sangka nii” haa haa haa kita pun akhirnya ketawa bersama.
Pare, 02 September 2011
Pukul 21:16

Jumat, 30 September 2011

Siapakah sebenarnya dirimu???


Hadirmu tlah merubah warna hidupku
Awalnya aku tak merasa apapun
Ketika ku mengenalmu
Tidak lebih dari seorang teman
Awalnya aku tak merasa apapun
Ketika kita bisa sharing bersama
Tidak lebih saling berbagi pengalaman
Awalnya aku tak merasa apapun
Ketika ternyata kita mempunyai banyak kesamaan
Yang ternyata tidak lebih dari sebuah kebetulan

Tapi seiring berjalannya waktu
Perasaan-perasaan itu menggerebek hatiku
Yang masih sangat labil dan rentan tuk didatangi
Perasaan itu semakin galau
Ketika berbagai pujian kau elu-elukan untukku

Siapakah sebenarnya dirimu?
Saat ku tlah terperangkap dalam permainan hatimu
Saat ku mulai mengharap kehadiranmu
Saat ku mulai menginginkan dirimu
Saat itu pula aku harus siap tuk mematahkan hatiku sendiri

Siapakah sebenarnya dirimu?
Engkau tak lebih dari seorang pembunuh
Yang tlah sukses membuat aku sakit hati
Hati yang sudah lama aku jaga
Dengan penjagaan benteng yang tlah lama ku bangun
Dengan berbagai bahan pengalaman waktu yang cukup panjang

Tapi ternyata benteng itu tak cukup kuat melindungiku
Dari racun kehadiranmu
Yang hanya dalam hitungan jari saja
Tlah sukses membuat aku takluk pada dirimu

Ku biarkan orang-orang sekitar mencelaku
Ku biarkan orang-orang sekitar menghinaku
Dan ku biarkan mereka tertawa diatas perih hatiku
Karna aku hanya ingin menikmati nikmatnya perasaan itu

Kian hari kian sakit perasaan ini
Mana kala hitungan hari kepulanganku semakin dekat
Dan dirimu tlah jauh dari jangkauanku

Tetesan-tetesan air mata ini sungguh tak ingin ku suguhkan
Tetesan-tetesan air mata ini sungguh tak ingin ku tunjukkan
Cukup diriku yang tahu apa yang sebenarnya aku rasakan kini

Aku mencintaimu seperti apa yang ku dengar dari mereka
Tapi aku juga membencimu
Karna kini ku tak bisa lagi dekat denganmu seperti saat itu
Aku hanya mencoba untuk mengerti kesibukanmu
Dan belajar untuk tak menjadi seorang yang egois

Cukup ucapan terima kasih ku persembahkan padamu
Yang kini sudah membangkitkan perasaan masa lalu
Hanya dengan mengenalmu beberapa waktu

Pare, 30 September 2011
Pukul: 17:31

About Me

Foto Saya
Ismiy Isnaynie
Saya akan terlihat cuek dan pendiam saat pertama bertemu. Tapi untuk selanjutnya? Tergantung anda ^_^
Lihat profil lengkapku